22 Sep 2014

Menyebarkan Digester Biogas, Memperbaiki Sanitasi Kota dan Memberdayakan Warga

Menanggapi tekad Walikota Bandung, Ridwan Kamil, mengembangkan digester biogas di level RT/RW, Sonson Garsoni menyambut baik. Bahkan, usulannya setiap rumah tangga yang berkeinginan berpartisipasi lebih, dapat melakukannya dengan beternak lele dalam tangki. Pasalnya, setiap digester biogas berkemampuan menghasilkan lumpur (slurry) yang ketika diformulasi dengan bahan lainnya akan menjadi biang probiotik bagi tumbuhnya budidaya lele di tiap rumah.

 Menyebarluaskan digester biogas akan sekaligus memperbaiki sanitasi perkotaan dan perbaikan taraf konsumsi protein warga.
__________________________________
 
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, berharap dalam waktu dekat ini bisa kembali mendapatkan dana corporate social responsbility (CSR) untuk mengembangkan mesin biodigester atau mesin penghancur sampah organik rumah tangga di tingkat Rukun Tetangga (RT).

Menurut Ridwan, perlu dana cukup besar untuk mengembangkan mesin tersebut. Satu unit mesin Biogas, Bio Elektrik dan Pupuk terkecil ini beharga pada kisaran Rp 10 juta. "Ini bagian dari wacana kami akan bikin gerakan zero waste home, rumah-rumah sampahnya bisa berkurang banyak," kata Ridwan.

Namun, Ridwan mengatakan dengan harga per unit biodigester tersebut maka dibutuhkan sekitar Rp 100 miliar untuk mewujudkan ketersediaannya di setiap RT di Kota Bandung. Secara teori, kata dia, satu mesin biodigester dapat menghancurkan sampah organik dari 15 rumah tangga.

Bila optimal, papar Ridwan, kehadiran mesin tersebut di setiap RT di Kota Bandung akan menghilangkan setengah jumlah sampah saat ini di kota itu. Dia mengatakan separuh sampah Kota Bandung di tempat pembuangan akhir (TPA) berasal dari sampah rumah tangga.

Selain menghancurkan sampah sebelum sampai ke tempat pembuangan sampah (TPS) kecil dan TPA, sistem kerja biodigester juga akan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. "Karena rumah tangga, kalau kita taruh biodigester di RT/RW itu secara teori berhasil, TPS-nya juga tidak perlu banyak," ucapnya.

Selain butuh biaya besar untuk mewujudkan program zero waste home tersebut, Ridwan mengakui perlu waktu cukup lama untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Kendati demikian, dia optimistis program tersebut bakal terwujud dalam waktu dekat.

"Berkaca dari gerakan sejuta biopori, saya optimistis karena warga Bandung partisipatif. Asal, political will dari pemerintah, jajaran komunitas, dan warga bisa berperan dalam gerakan zero waste ini," papar Ridwan.

Rencana pengembangan sampah biodigester ini bukan semata wacana. Selain mendapatkan dukungan dari APBD 2014 Kota Bandung, rencana tersebut didukung pula oleh Pemerintah Pusat. "Ini tidak mudah, kita bagi-bagi tugas untuk mencari pendanaan. Sebagian APBD sebagian lagi APBN," tuturnya.

Menurut Ridwan, Kementerian Lingkungan Hidup juga sudah menyatakan mendukung gerakan mengurangi sampah sejak dari rumah ini. "Nanti ada yang mengurusi bisnisnya, mengurusi sponsornya, dan lain-lain. Intinya saya baru mulai dan saya juga tidak mau gagal," tegas dia.

Link Berita, http://www.halojabar.com/2014/02/setiap-rt-di-bandung-akan-dapat-mesin.html

Pertanian Organik Indonesia

Pertanian organik adalah teknik budidaya dan pengusahaan pertanian dengan mengandalkan input dan sarana produksi bahan alami ( organik) tanpa menggunakan kimia sintetis. Tujuan utama pertanian organik menyediakan aneka produk pertanian, khususnya bahan pangan yang aman bagi kesehatan baik bagi produsen ( petani) maupun konsumen, serta tidak merusak lingkungan. Gaya hidup sehat kini telah menjadi standar dan melembaga secara internasional, dalam hal mana mensyaratkan jaminan bahwa, produk pertanian bagi konsumsi harus beratribut aman (food safety attributes), memiliki kandungan nutrisi tinggi (nutritional attributes) dan ramah lingkungan (eco-labelling attributes). Preferensi konsumen di seluruh dunia kepada produk organik, menyebabkan permintaan produk pertanian berbahan alami di tingkat dunia internasional meningkat pesat. Permintaan pasar semakin prospektif, menuntut penyiapan sarana dan prasarana serta input bagi terselenggaranya perkembangan pertanian organik Indonesia.

Ikhwal Organik Indonesia bisa Dihubungi :

Ikhwal Organik Indonesia bisa Dihubungi :
Telp: +62-22-87800115- 5946236, sms +62-811208648- 81572527115, e mail : marketing@kencanaonline.com, Jl. Raya Banjaran No 390 Pameungpeuk KM 13 Bandung, Skype : kencanaonline1,

Bacaan Ikhwal Organik

Cari di Organik Indonesia

Memuat...

Share it

Pertanian Organik Indonesia

Foto Saya

Unique- Healthy & Eco Friendly

Peluang Bisnis Produksi Pupuk Organik

Peluang Bisnis Produksi Pupuk Organik
Kini mengolah sampah di kota - sebagai sumber organik- karena bahan konsumsi dari pertanian di angkut semua ke pasar di kota- makin menggairahkan. kebutuhan kompos bagi bahan baku organik granul makin terbuka setelah teknologi granulasi bahan organik tersokong oleh subsidi pemerintah atas pupuk organik granul.

Video Organik Indonesia

Loading...

Video Produk Organik Indonesia

Loading...
Ada kesalahan di dalam gadget ini